
Hiburan Rakyat, Tak Cukup dengan PRJ
Desember 6, 2007MANUSIA mutlak butuh hiburan dalam hidupnya. Baik tua maupun muda, kaya ataupun miskin, pria dan wanita, pejabat dan rakyat jelata. Hiburan untuk kalangan berpunya sangat variatif. Dari hiburan dalam rumah (audio-video, televisi kabel, atau home- theatre canggih) sampai hiburan luar rumah (sinepleks, game-zone, shopping, Dufan, bahkan wisata ke luar negeri).
Adapun hiburan bagi masyarakat kurang mampu (orang pinggiran), cukuplah radio dan televisi, pergelaran wayang, komidi putar, layar tancap, orkes dangdut, atau sekadar rame-rame makan jagung bakar di alun-alun.
ADA suatu hiburan yang cukup diminati oleh masyarakat Jakarta umumnya, bahkan juga warga di beberapa provinsi, yaitu Pekan Raya Jakarta (PRJ). Diadakan setahun sekali, PRJ senantiasa menyedot animo masyarakat luas untuk datang mengunjungi, sejak dilaksanakan di Monas sampai…….(Selanjutnya)
http://kompas.com/kompas-cetak/0408/03/metro/1188000.htm

